Minggu, 01 Maret 2009

Gereja Sampah

Bacaan : 2Korintus 2:12-17
Setahun: Ulangan 1-3
Nats: Dengan perantaraan kami Ia menyebarkan keharuman akan Dia di mana-mana (2 Korintus 2: 14)



Namanya "gereja sampah". Disebut demikian karena terletak di bukit tempat penimbunan sampah kota Kairo, Mesir. Belasan ribu pemulung hidup di sana dengan mengais sampah. Tak ayal lagi, bau busuk sampah memenuhi ruang ibadahnya yang tidak berpendingin udara. Namun bagi penduduk sekitar, gereja ini memancarkan "bau harum". Keharuman Kristus terpancar lewat kehadiran dan kesaksiannya. Pelayanan jemaatnya telah membawa banyak pemulung mengenal Kristus dan mendapatkan pegangan hidup. Setiap minggu mereka beribadah di situ.
Menyembah Tuhan di tengah impitan kemiskinan.

Sukses tidaknya sebuah pelayanan tidak bisa diukur secara duniawi. Gereja yang megah belum tentu hidup. Hamba Tuhan yang hebat belum tentu diperkenan Tuhan. Rasul Paulus mengakui bahwa ia penuh kelemahan (2Korintus 1:8,9). Secara manusiawi ia tak sanggup menunaikan tugas ilahi (ayat 16). Namun, ia punya motivasi pelayanan yang murni dan ketaatan pada Tuhan. Maka kuasa Tuhan pun menyertai pelayanannya. Ia dibawa ke jalan kemenangan-Nya. Lewat pelayanannya orang bisa mencium "bau harum Kristus". Mereka tertarik kepada
Kristus bukan karena kehebatannya berkhotbah, melainkan karena merasakan Kristus hidup di dalam dirinya.

Inginkah Anda dipakai Tuhan menjadi alat-Nya? Rindukah Anda memiliki gereja yang hidup? Yang Anda butuhkan bukan dana besar, program menarik, atau peningkatan kualitas sumber daya manusia. Layanilah Tuhan dengan motivasi murni dan ketaatan total. Keharuman Kristus
akan terpancar melalui diri Anda dan gereja Anda. Orang pun akan
datang kepada-Nya.

YANG PENTING BUKANLAH KEHEBATAN DIRI ANDA MELAINKAN KEHARUMAN KRISTUS YANG TERPANCAR MELALUI ANDA


http://www.glorianet.org
http://www.sabda.org


2Korintus 2:12-17

12 Ketika aku tiba di Troas untuk memberitakan Injil Kristus,
aku dapati, bahwa Tuhan telah membuka jalan untuk pekerjaan di sana.

13 Tetapi hatiku tidak merasa tenang, karena aku tidak
menjumpai saudaraku Titus. Sebab itu aku minta diri dan berangkat ke Makedonia.

14 Tetapi syukur bagi Allah, yang dalam Kristus selalu membawa
kami di jalan kemenangan-Nya. Dengan perantaraan kami Ia
menyebarkan keharuman pengenalan akan Dia di mana-mana.

15 Sebab bagi Allah kami adalah bau yang harum dari Kristus di
tengah-tengah mereka yang diselamatkan dan di antara mereka yang binasa.

16 Bagi yang terakhir kami adalah bau kematian yang mematikan
dan bagi yang pertama bau kehidupan yang menghidupkan. Tetapi
siapakah yang sanggup menunaikan tugas yang demikian?

17 Sebab kami tidak sama dengan banyak orang lain yang mencari
keuntungan dari firman Allah. Sebaliknya dalam Kristus kami
berbicara sebagaimana mestinya dengan maksud-maksud murni atas
perintah Allah dan di hadapan-Nya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar